Cobalah tengok, berapa macam peralatan elektronik yang ada disekitar kita dengan berbagai macam jenis dan fungsinya, cukup banyak bukan?
Banyak sekali jenis peralatan elektronik disekitar kita, dimana-mana kita bisa menemuinya, dengan beragam fungsi masing-masing, termasuk dirumah kita tinggal, mulai dari mainan, sarana hiburan seperti televisi, radio, audio set, dan berbagai macam peralatan elektronik lainnya.
Selama ini mungkin kita hanya bisa memanfaatkan fungsi-fungsinya saja, tanpa mengetahui apa yang terjadi bila suatu saat peralatan tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Alangkah lebih baiknya kalau kita mengetahui barang sedikit mengapa peralatan tersebut mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya, sebelum kita membawanya ke teknisi, atau bahkan bisa memperbaikinya sendiri. Disini saya tidak akan mengajak anda untuk menjadi teknisi elektronika, tetapi sekali lagi akan lebih baik kalau kita mencoba untuk mengatasi masalah-masalah ringan yang mungkin terjadi pada peralatan tersebut. Contohnya setrika listrik, saya meyakini kalau mau, dengan sedikit bekal pengetahuan kita bisa mangatasinya. Komponen utama seterika listrik adalah eleman (kawat) pemanas, berbentuk lembaran atau pipa dengan elemen pemanas di dalamnya. Yang banyak dipakai sekarang ini adalah model pipa berbentuk U atau V dengan dua terminal diujungnya. Elemen pemanas ini bekerja dibantu oleh pengatur suhu dengan bahan bimetal, yang mana bahan ini akan memuai bila terkena panas. Kemampuan cepat memuai inilah yang dimanfaatkan untuk mengatur panas sesuai dengan yang kita kehendaki, dengan tekanan tertentu lewat putaran pengatur suhu dibadan seterika, bimetal ini akan mengerjakan kontak untuk memutus atau menyambung arus listrik. Kita bisa melihat kapan arus listrik mengalir ke pemanas atau tidak mengalir melalui lampu indikator yang ada.
Sekali lagi, saya tidak mengajak anda untuk menjadi teknisi. Tapi lumayan kalau kita bisa mengatasi masalah-masalah yang mungkin sepele sebelum kita membawanya ke teknisi.
Untuk itu marilah kita berbagi pengalaman seputar peralatan elektronik yang cukup banyak disekitar kita, supaya bisa lebih bermanfaat bagi kita semua.
Sedikit gambaran, saya tertarik bidang elektronik mulai sekolah dasar, waktu itu banyak peralatan elektronik yang menjadi korban keingintahuan saya, sehingga orang tua saya mesti bolak-balik membawanya ke teknisi untuk diperbaiki. Sampai saat inipun ketertarikan saya tidak berkurang, dan masih sering mencoba untuk memperbaiki peralatan yang saya punya sebelum membawanya ke teknisi. Ada kepuasan tersendiri ketika saya berhasil mengatasi, kalau tidak saya akan mencoba bertanya ke orang yang lebih tahu, kalau betul-betul sudah mentok alias menyerah saya akan kembalikan ke kondisi semula sebelum membawanya ke orang yang bekerja dibidangnya !


0 komentar:
Poskan Komentar